KARENAMU
21
Juni 2018
Achmad
Fajri Nur Khakim
Aku sadari debu kesalahanku
Aku renungi semua dialektika yang satu
Begitu hina diriku
Yang selalu seolah-olah tidak tahu
Akibat yang aku nikmati sekarang
Ya pasti sebab yang aku buat sembarang
Kegundahan yang terus membayang
Ya karena hati selalu dihilangkan
Kekacauan yang selalu berulang
Ya jelas ketika tindakanku tak kuperhitungkan
Momentum seindah ini
Konteks kehidupan yang begitu berarti
Nuansa yang merasuk hati
Dan semoga, ini bukan janji palsu yang tak terhitung
jari
No comments:
Post a Comment