Monday, April 4, 2016

KULTUR JARINGAN, FUSI SEL DAN FUSI PROTOPLAS

PERTEMUAN 3

            Pertemuan ketiga mata kuliah bioteknologi membahas materi tentang kultur jaringan, fusi sel dan fusi protoplas. Menurut saya, dari ketiga materi yang disebutkan, materi kultur jaringan dibahas lebih detail dari materi lainnya. Istilah kultur jaringan sendiri sebenarnya kurang tepat, dan bisa digantikan dengan nama kultur in vitro. Dalam kultur jaringan, tidak hanya jaringan yang di kultur, tetapi bisa yang lainnya. Dasar teori yang digunakan untuk kultur jaringan adalah teori totipotensi, yaitu bagian dari tanaman yang mempunyai kemampuan untuk menjadi tanaman yang utuh. Oleh karena itu bagian yang digunakan untuk kultur jaringan adalah bagian meristem, atau yang memiliki kemampuan totipotensi. Bagian yang dapat diisolasi untuk menghasilkan tanaman kultur disebut eksplan. Eksplan bisa diambil dari pucuk daun, daun muda, sel mikrospora ataupun serbuk sari.

            Pembahasan selanjutnya yaitu mengenai syarat-syarat kultur jaringan. Syarat yang pertama adalah kondisi lingkungan yang aseptis. Kemudian alat dan bahan yang digunakan harus steril. Dibutuhkan adanya eksplan, adanya medium kultur, dan adanya zat pengatur tumbuh, biasanya berupa hormon.

            Dalam melakukan kultur jaringa tidak boleh sembarangan, tetapi menggunakan langkah-langkah tertentu. Langkah yang pertama yaitu pembuatan medium tumbuh. Termasuk didalamnya yaitu menimbang zat-zat yang diperlukan, melarutkan zat ke aquades, menuangkan ke botol kultur. Langkah kedua yaitu sterilisasi media dan alat. Langkah ketiga adalah inisiasi eksplan, yaitu memotong dan sterilisasi eksplan. Langkah keempat yaitu multiplikasi atau penanaman di LAF. Langkah kelima yaitu inkubasi di rak kultur atau microwave. Langkah yang terakhir yaitu aklimatisasi setelah terbentuk pengakaran.

            Keuntungan yang didapatkan dari kultur jaringan yaitu pengadaan bibit tidak tergantung musim, bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak, bibitnya seragam, dan tanaman tumbuh lebih cepat. Kelemahan dari kultur jaringan adalah tanaman yang dihasilkan akan albino atau berwarna putih.
            Terkait materi fusi sel dan fusi protoplas, intinya adalah penggabungan dari dua sel atau dua protoplas. Dari ketiga materi yang disampaikan saya lebih memahami materi kultur jaringan daripada materi lain. Untuk mengatasi kekurangpahaman saya dengan materi lain saya mencari sumber materi lain, terutama di buku.


No comments:

Post a Comment